Metode atau Proses Aborsi Dengan Dokter Spesialis ObGyn

A. Vakum Aspirasi (suction)

Vakum aspirasi adalah prosedur aborsi paling aman dan efektif hingga saat ini dengan waktu penanganan yang cepat, minim resiko dan minim rasa sakit.

Bagaimana proses vakum aspirasi dilakukan?

Proses aborsi vakum aspirasi ini dilakukan pada usia kandungan 6-14 minggu pertama. Cara aborsi kuret ini juga disebut suction curettage. Pertama-tama dokter akan melakukan pembiusan atau obat penghilang rasa sakit (biasanya anestesi lokal sudah cukup). Anda akan dibaringkan dengan kaki mengangkang dan spekulum dimasukkan untuk membuka vagina.

Sedikit anestesi lokal diberikan lagi pada leher rahim anda untuk membuat rasa kebal. Kemudian tenakulum (instrumen bedah dengan penjepit diujungnya) digunakan untuk menahan leher rahim. Ketika serviks telah melebar, kanula (pipet kecil yang terhubung ke alat hisap) dimasukkan melalui vagina untuk menghisap konsepsi/janin dan plasenta keluar.

Prosedur ini biasanya memakan waktu 10-15 menit saja, lalu pemulihan atau perawatan pasca aborsi setelah menjalani tindakan aborsi 30 – 60 menit (tergantung kondisi fisik sang pasien).

Setelah selesai, dokter akan memberikan obat antibiotik untuk membantu mencegah infeksi. yang wajib diminum habis selama 1 minggu.

Sang Pasien bisa diperbolehkan pulang hari itu juga. Bisa melakukan aktifitas dengan normal, Tetapi dilarang untuk melakukan aktifitas ekstrem/berat terlebih dahulu selama 1 minggu.

Hubungi : Klinik Aborsi Jakarta untuk mendapatkan penanganan aborsi aman dengan dokter spesialis (ObGyn).

proses prosedur aborsi

Efek samping dari Vakum Aspirasi

Efek samping yang biasanya terjadi dari prosedur ini adalah sedikit kram, mual, merasa lemas, berkeringat, dan flek/bercak darah keluar beberapa hari seperti saat haid.

Resiko lain yang dapat timbul adalah Infeksi yang menyebabkan demam, sakit, dan nyeri perut. Pada beberapa kasus pasien tidak merasakannya sama sekali.

Segala tindakan medis pasti memiliki efek samping dan resiko masing-masing, namun prosedur Vakum Aspirasi adalah metode aborsi yang paling aman dan paling minim resiko

 

B. Dilatation & Evacuation (D & E)

Bagaimana proses Dilatasi & Evakuasi dilakukan?

Proses aborsi Dilatasi dan Evakuasi dilakukan untuk usia kandungan trimester kedua. Beberapa jam sebelum proses aborsi dilakukan, dokter kuret akan memasukkan laminaria atau dilator sintetis kedalam leher rahim anda. Setelah beberapa jam dan sudah terjadi pelebaran, dilakukan pembiusan seperti halnya vakum aspirasi. Kemudian kanula dimasukkan untuk mulai menyedot jaringan. Setelah itu, evakuasi konsepsi pun dilakukan. Langkah terakhir adalah penyedotan kembali untuk memastikan rahim benar-benar bersih.

D&E merupakan kombinasi dari D&C (kuretase) dan vakum aspirasi.

Cara aborsi ini biasanya memakan waktu antara 15-20 menit. Pada saat prosedur dokter akan menggunakan Ultrasound (USG) untuk memastikan bahwa semua jaringan telah bersih dan tuntas diangkat. Obat antibiotik diminum untuk membantu mencegah infeksi.

Efek samping dan resiko prosedur aborsi dilatasi & evakuasi

Efek samping yang umumnya terjadi mual, pendarahan ringan, dan kram bisa berlangsung selama 2 minggu setelah prosedur. Meskipun jarang terjadi berikut adalah resiko lainnya yang mungkin dapat terjadi : kerusakan dinding rahim, perforasi rahim, dan infeksi.

Mintalah kontak dokter yang menangani apabila anda sudah selesai menjalani prosedur aborsi, sehingga apabila ada keluhan dikemudian hari anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

C. Dilatation & Extraction (D & X)

Proses aborsi dilatasi dan ekstraksi digunakan untuk usia kandungan diatas 21 minggu. Apabila kehamilan anda diatas 21 minggu, anda bisa berkonsultasi langsung diklinik untuk penjelasan lebih detil tahap demi tahap mengenai cara aborsi ini.

Pada intinya metode aborsi diatas seluruhnya dilakukan seperti lahiran normal, bukan cesar. Jadi, tidak ada pengrobekan dan penjahitan jaringan kulit sama sekali. sehingga pemulihan berlangsung sangat cepat dan efisien.

Itulah penjelasan singkat mengenai cara aborsi yang dilakukan di klinik aborsi dan di rumah sakit. Jangan ragu untuk menghubungi call center yang tertera untuk membuat jadwal konsultasi aborsi dengan kami.

Baca : Obat Aborsi Penggugur Kandungan?