Pertanyaan & Jawaban

Pertanyaan & Jawaban 2017-12-16T02:55:01+00:00

halaman tanya jawab

Berikut adalah halaman FAQ (Frequenly Ask Question), jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon pasien kami. Penting untuk dibaca dahulu sebelum menghubungi kami dan melakukan reservasi.

1. Apakah tindakan aborsi itu sakit?

Walaupun dibius, pasien kami kebanyakan mengatakan sedikit ketidaknyamanan pada bagian perutnya seperti saat sedang haid atau menstruasi. Ada juga yang mengatakan tidak merasakan sakit sama sekali.

2. Apakah saya dapat hamil kembali setelah aborsi?

Bisa, aborsi yang aman dan sesuai prosedur tentu tidak mempengaruhi fertilitas wanita bahkan pasien dapat hamil kembali sebelum periode menstruasi berikutnya.

3. Apakah aborsi dapat meningkatkan resiko kanker payudara?

Pada Februari 2003, National Cancer Institute mengadakan simposium lebih dari 100 ahli terkemuka di dunia yang mempelajari kehamilan dan risiko kanker payudara. Mereka menyimpulkan bahwa tindakan aborsi tidak meningkatkan risiko seorang wanita terkena kanker payudara. Ringkasan temuan mereka dapat ditemukan di situs web American Cancer Society.

4. Apakah tindakan aborsi meninggalkan bekas dan tanda?

Aborsi yang aman tidak mengakibatkan bekas bahkan pada jaringan perut sekalipun. Mengapa? karena kuret dan vakum aborsi dilakukan melalui mulut rahim, bukan operasi pembedahan. Setelah pemulihan dari aborsi tanpa komplikasi, tidak akan ada tanda-tanda fisik pada diri Anda.

5. Berapa lama proses tindakan aborsi itu berlangsung?

Proses aborsi berlangsung tidak lebih dari 10 menit, untuk kehamilan sampai dengan 3 bulan.

6. Apakah klinik ini aman?

Dengan ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan “ASLI” anda dipastikan akan mendapatkan pelayanan layaknya seperti rumah sakit. PASTI AMAN, karena selain didampingi dokter spesialis yang kompeten, tenaga medis yang profesional dan klinik aborsi yang memiliki izin, kami juga mengutamakan kenyamanan dan pelayanan prima bagi pasien tanpa kompromi. Bahkan keselamatan dan kesehatan pasien adalah tanggung jawab kami sepenuhnya sampai sang wanita dinyatakan sehat seperti sediakala. Tidak ada yang perlu anda khawatirkan selama anda bersama Pusat Klinik Aborsi Jakarta.

7. Bagaimana kalau terjadi pendarahan abnormal setelah aborsi?

Semua tindakan medis pasti memiliki resiko, dalam hal aborsi resiko yang ditimbulkan adalah pendarahan. Sampai saat ini pasien kami belum pernah mengalami pendarahan hebat. namun jika terjadi pendarahan hebat, dokter kami siap merujuk anda kerumah sakit terdekat untuk penanganan yang lebih lengkap dan semua biaya ditanggung oleh klinik. Kepercayaan adalah hal paling penting bagi kami, maka kami dengan sepenuh hati dan bertanggung jawab apapun keluhan ada dikemudian hari.

8. Berapa biaya aborsi di Pusat Klinik Aborsi Jakarta?

Biaya aborsi tergantung dari usia kandungan, kondisi rahim, struktur panggul dsb. Semakin besar usia kandungan akan semakin mahal pula biayanya karena prosedur yang dilakukan juga semakin sulit. Sekedar gambaran estimasi biaya untuk usia kandungan sampai dengan 3 bulan berkisar Rp 2.500.000 – Rp 4.000.000.

9. Mengapa biayanya hanya perkiraan? Berapa biaya pastinya?

Seperti yang dituliskan pada poin nomor 8, Biaya yang dikenakan bukan hanya tergantung dari usia kandungan saja, tetapi juga kondisi rahim, kondisi janin (sudah pernah menggunakan obat atau belum), dan lain sebagainya. Misalnya : jika anda sudah pernah menggunakan obat aborsi, maka kondisi janin kemungkinan besar sudah tidak sempurna. Hal ini akan mempengaruhi proses tindakan aborsi, menjadi lebih sulit.

10. Apakah tindakan aborsinya di jamin bersih dan tuntas?

100% tuntas! kami mewajibkan kepada setiap pasien untuk kontrol (USG kembali) seminggu setelah tindakan aborsi dilakukan. Untuk memastikan apakah rahim sudah benar-benar bersih atau belum. Kebanyakan kondisi rahim sudah bersih dan normal seperti sediakala, namun dalam beberapa kasus pada saat kontrol di klinik, rahim masih menyisakan sedikit flek dan itu akan di tuntaskan dengan tambahan obat oleh dokter.

11. Apakah tanda-tanda yang terjadi setelah saya melakukan aborsi?

Kurang lebih selama 1 minggu setelah tindakan aborsi, anda akan mengalami flek-flek darah keluar seperti saat sedang haid. Anda tidak perlu khawatir, itu normal.

12. Apakah saya perlu rawat inap setelah melakukan aborsi?

Tidak perlu.

 

Barikut pertanyaan yang sering ditanyakan calon pasien. Jika anda memiliki pertanyaan lain, silahkan hubungi kami pada kontak dibawah.